Semarang – Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus selalu ditingkatkan. Hal tersebut yang mendasari BPSDMD Provinsi Jawa Tengah selaku lembaga lembaga yang menjalankan fungsi penunjang urusan pemerintahan Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia ASN di wilayah Jawa Tengah untuk selalu berinovasi terkait pengembangan kompetensi. Pengembangan Kompetensi merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan kompetensi PNS dengan Satndar kompetensi jabatan dan rencana pengembangan karier. Diharapkan setiap PNS /ASN khususnya di Pemerintah Provinsi Jawa tengah harus memiliki Kompetensi.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Rapat Percepatan Perwujudan melalui Identifikasi Kebutuhan Pengembangan Kompetensi, Selasa (23/01) bertempat di Balai Sasana Widya Praja BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Peserta rakor berasal dari BKD/BKPPD yang membidangi pengembangan SDM/Pendidikan dan Pelatihan aparatur se- Jawa Tengah. Plt. Kepala BPSDMD, Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia – RIENA RETNANINGRUM, SH- membuka penyelenggaraan rakor tersebut sekaligus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjelaskan mengenai – Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Inovasi Pengembangan Kompetensi Talent Management dan Si Jari On AKD utk membangun Karakter Aparatur yg melayani, melayani dan melayani.
Kegiatan rakor menghadirkan -Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah – Drs. MOHAMAD ARIEF IRWANTO, M.Si, Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Penjaminan Mutu – ANDI SURYANTO, S.STP, M.Si dan TONY AGUS BUDIYANTO, S.Sos, M.Si – Kasubbid Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dan Tenaga Pengembang Kompetensi dimoderatori dari Widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah – Ir. YATNO ISWORO, MP.