Semarang – Dalam membentuk perilaku guna mencapai kompetensi aparatur dalam melaksanakan tugas dan kewajiban, khususnya sebagai upaya kita bersama dalam meningkatkan kualitas tugas fungsi dan tanggungjawab bagi satuan Polisi Pamong Praja, maka peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi adalah hal yang mutlak dilaksanakan.
Hal ini, tentu tidak lain dikarenakan polisi pamong praja merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta untuk menegakkan peraturan daerah. Dewasa ini masyarakat menjadi semakin sadar akan haknya untuk memperoleh jaminan ketertiban dan ketentraman. Hal tersebut membuat semua anggota Polisi Pamong Praja harus memiliki kompetensi yang tinggi, diantaranya memiliki potensi intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional. Dah nda jaman-nya Polisi Pamong Praja atau yang terkenal dengan nama Pol. PP menggunakan kekerasan, galak, menakutkan, tidak pernah senyum, dll. Pol. PP Jaman Now bersikap responsif, profesional, konsisten, adil dan humanis.
Uji Kompetensi bagi seorang Pegawai Negeri Sipil / Aparatur Sipil Negara adalah harus mampu menunjukkan kompetensinya dengan melakukan pekerjaan secara profesional, jujur, disiplin dan mampu melayani secara prima. PNS/ASN harus sadar bahwa dirinya adalah pelayan masyarakat bukan dilayani masyarakat. Selain itu juga lebih mampu dan bertanggungjawab untuk melaksanakan tugas dan mengembangkan kompetensi sebagai Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja.
Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Pol PP Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 dimulai tanggal 13 sampai dengan 14 September 2018 bertempat di Kampus Pelatihan Sumbing BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Penyelenggara Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah adalah LSP Pemda Provinsi Jawa Tengah difasilitasi LSP PDN Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Sebanyak 131 Pol. PP yang terdiri dari Jenjang Ahli 34 orang dan 97 Pol PP Jenjang Terampil. Upacara pembukaan dan penutupan Uji Kompetensi bertempat di Aula Muria BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, begitu juga pelaksanaan kegiatan tes tertulis. Kepala Bidang Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran, BPSDM Kemendagri memantau langsung kegiatan Uji Kompetensi yang berlangsung 2 (dua) hari.
Pada kegiatan selanjutnya yaitu wawancara dilakukan di Kampus Pelatihan Merapi BPSDMD Provinsi Jawa Tengah.Wawancara uji kompetensi melibatkan 10 asesor dari LSP Pemda Provinsi Jawa Tengah. Tidak menunggu berhari-hari, begitu selesai pelaksanaan wawancara seluruh tim panitia penyelenggara melakukan sidang pleno untuk kemudian memutuskan hasil. Pada upacara penutupan Plt. Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah -Ibu Riena Retnaningrum hadir langsung dan menutup penyelenggaraan kegiatan tersebut.