Semarang – (12/09/2022) Dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat umum, bahwa SNI merupakan upaya bagaimana mengubah imej pasar yang kurang diminati menjadi lebih baik. Pasar yan ber-SNI harus memenuhi persyaratan, diantaranya bersih, sehat, zonasi kios, pengelola pasar yang profesional , pengelolaan sampah dan sebagainya. Dengan adanya SNI Pasar Rakyat dapat mempermudah pelaku pasar dalam mengelola, membangun pasar secara profesional dan memperdayakan komunitas pasar. Berkaitan hal tersebut BPSDMD Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Teknis Peningkatan SDM Menuju Pasar Ber-SNI berbasis E-Learning selama 14 hari kerja mulai tanggal 12 s/d 29 September 2022 dengan target peserta 30 Orang ASN.
Dalam acara pembukaan Pelatihan Teknis Peningkatan SDM Menuju Pasar Ber-SNI pada hari Senin, 12 September 2022 yang resmi di buka oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Bapak Sumarhendro S.Sos dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Bapak Muhammad Arif Sambodo, SE, M.Si serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Bapak Sumarhendro, S.Sos menyampaikan bahwa tujuan dari Sertifikasi Pasar Rakyat adalah sebagai pedoman pengelolaan pasar dalam mengelola dan membangun pasar rakyat, memberdayakan komunitas Pasar Rakyat, Produk yang beredar di dalam pasar sesuai ketentuan dan meningkatkan perlindungan terhadap konsumen serta lebih profesional dan menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plaza maupun pusat perdagangan lainnya.