Seminar Online Capacity Building Pemangku Kepentingan Membangun Kesiagaan & Kewaspadaan Penanganan PKM di Jateng di Ikuti oleh 466 Orang
Semarang – (21/06/2022) Adanya penyakit mulut dan kuku pada hewan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Seminar dengan tema “Capacity Building Pemangku Kepentingan Membangun Kesiagaan Dan Kewaspadaan Penanganan Penyakit Mulut & Kuku Di Jawa Tengah” yang dihadiri oleh 466 peserta. Keynote speaker dalam seminar ini adalah Bapak Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P yang diwakilkan oleh Bapak Ir Agus Warianto S.IP M.M, menyampaikan bahwa penanganan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak perlu mengoptimalkan gerakan Jaga Ternak. Ada 3 aspek yang perlu diperhatikan yaitu aspek teknis yakni ternak harus sehat dan bebas dari PMK, aspek ekonomi karena adanya distribusi pasar yang harus dijaga menjelang Idul Adha dan aspek keamanan atau resiko yang diderita oleh para peternak di era PMK.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan membangun kolaborasi penanganan Penyakit Mulut dan Kuku seperti yang disampaikan oleh Bapak Drs. Mohammad Arief Irwanto, M.Si. selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah. Dengan tiga narasumber yakni Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementrian Pertanian Republik Indonesia Bapak Drh. Syamsul Ma’arif M.Si mengenai kebijakan strategis penanganan penyakit mulut dan kuku. Narasumber kedua, Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip Semarang Bapak Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo Hadi Eko Prasetyo H.E.P M.S.M Agr,IPU menyampaikan materi PMK dan isu keamanan pangan hewani. Dan narasumber ketiga, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Bapak Ir Agus Warianto S.IP M.M terkait dengan kenali dan tangani PMK untuk ternak tangguh di Jawa Tengah.