Semarang – Selasa pagi (23/10/2018), sebanyak 30 PNS Pelatihan Jabatan Fungsional Sanitarian Ahli Angkatan II yang berasal dari puskesmas dan RSUD kabupaten/kota se-Jawa Tengah mengikuti Upacara Pembukaan di Kampus Sumbing BPSDMD Provinsi Jawa Tengah.
Upacara pembukaan secara resmi dibuka oleh Kabid Pengembangan Kompetensi Jab.Fungsional, Hermoyo Widodo, SH, M.Hum., Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Nur Wahyu., dan Widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Sriyatun, S.Kep, MM.
“Selamat datang di kampus Sasana Widya Praja BPSDMD Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti pelatihan dan semoga pelatihan yang diikuti dapat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing,” ungkap Hermoyo, dalam pidato sambutannya.
Hermoyo menambahkan bahwa saat ini Pemerintah sedang menggelar kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Manado pada tanggal 26 Oktober, gerakan ini salah satunya meliputi Gerakan Nasional Indonesia Bersih yang terkait dengan profesi sanitarian. Jawa Tengah diharapkan bukan hanya tertib administrasi birokrasi tetapi juga bersih dalam artian kesehatan lingkungan.
Tenaga sanitarian mempunyai peran yang cukup penting untuk mengejawentahkan dan melaksanakan program nasional ini dengan harapan di Indonesia khusunya Jawa Tengah dapat berkontribusi secara positif terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
”Urusan kesehatan lingkungan itu perlu mendapatkan perhatian, karena kesehatan merupakan batu pijakan pertama untuk membuat orang menjadi bersih, sehat, dan tidak rentan terhadap penyakit.” ujar Hermoyo.
Nantinya, peserta yang telah mengikuti dan lulus akan mendapatkan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) yang diberikan setelah peserta memberikan tugas rencana tindak lanjut atau hasil-hasil pelatihan selambat-lambatnya dalam waktu 3 minggu.
Adapun pelatihan ini diselenggarakan selama 137 jam pelajaran yang nantinya peserta akan dibagi dalam 3 kelompok dengan tema yang berbeda dibidang Sanitasi.