Semarang – Pemanfaatan teknologi informasi yang tepat guna dapat bermanfaat bagi penggunanya, begitu juga sebaliknya penggunaan teknologi informasi dapat merugikan penggunanya. BPSDMD Provinsi Jawa Tengah yang dikomandani Tim IT berkerjasama dengan jajaran manajemen pelatihan kepemimpinan serta tim penjaminan mutu menerapkan perkembangan teknologi informasi pada penyelenggaraan pelatihan di Provinsi Jawa Tengah. Inovasi berbasis aplikasi diberi nama MCC kepanjangan dari Media Coaching and Conseling.
MCC merupakan media komunikasi pembimbingan antara coach atau widyaiswara dengan peserta diklat kepemimpinan dan prajabatan melalui jaringan (online). Peserta diklat kepemimpinan yang menjalani Tahap off class atau breakthrough 1 dan 2, atau peserta pelatihan dasar yang menjalani tahap aktualisasi atau habituasi akan memanfaatkan MCC yang dapat membantu berkomunikasi atau bimbingan dengan para coach dari jarak kejauhan dibantu dengan jaringan (online). Media ini wajib dimanfaatkan karena istanbul eskort kegiatan ini digunakan sebagai bukti kepada manajemen apakah tahapan off class para peserta benar-benar menyusun proyek perubahan bagi peserta kepemimpinan dan mengaktualisasikan nilai-nilai ANEKA bagi peserta Pelatihan Dasar CPNS. Selain itu, media ini juga bermanfaat bagi widyaiswara selaku coach dalam membimbing para peserta pada tahap off class.
Sejumlah 40 orang peserta Pelatihan Dasar CPNS Gol. II dan III kerjasama Kemenkumham RI diwajibkan menggunakan MCC. Namun sebelum memanfaatkan MCC peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengoperasikan oleh Tim IT BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Proses Sosialisasi Pemanfaatan MCC bagi Peserta Latsar Kemenkumham RI dilakukan menjelang Tahap Aktualisasi atau Habituasi. Tempat yang digunakan pada kegiatan sosialisasi bertempat di Laboratorium Komputer BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dengan kapasitasi komputer berjumlah 40 unit dan terkoneksi dengan internet. Sosialisasi MCC dibagi menjadi 2 tahap, yaitu tahap 1 tim memberikan penjelasan mengenai latar belakang dan manfaat kegunaan MCC, serta pihak-pihak yang dapat mengakses MCC. Tahap 2, tim mengajak para peserta untuk praktek menggunakan aplikasi MCC. Hal tersebut bertujuan peserta mampu mengoperasikan MCC pada saat kembali ke instansi asal atau pada tahap off class.