Semarang. Sebanyak 58 pejabat eselon II yang berasal dari instansi pusat (BPKP, Kejaksaan Agung, BNN) dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota akan menjalani pelatihan selama kurang lebih empat bulan ke depan di Kampus BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Demikian yang disampaikan oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah – Drs. M. Arief Irwanto, M.Si dalam upacara Pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan II di Balai Sasana Widya Praja, Jl. Setiabudi 201 A Semarang pada hari Selasa 19 Pebruari 2019.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan SEKDA Proivnis Jawa Tengah – Dra. Peni Rahayu, M.SI membuka secara resmi pelatihan yang juga membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah diantaranta menyebutkan bahwa program prioritas pembangunan saat ini adalah penurunan angka kemiskinan karena hingga saat ini masih ada 14 Kabupaten di Jawa Tengah yang angkanya masih di bawah angka rata-rata nasional.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik indonesia, DR. Adi Suryanto, Msi menyampaikan kebijakan pengembangan SDM menuju birokrasi kelas dunia. “Beberapa kompetensi baru yang harus dikuasai pegawai di sektor publik di era industri 4.0. Dari kemampuan berinteraksi dengan mesin digital, budaya berbagi informasi, negosiasi dan komunikasi global hingga kemampuan untuk mengeksplorasi berbagai alternatif dengan kreativitas” papar Adi Suryanto Hadir dalam acara pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II itu, perwakilan instansi sebagai pengirim peserta diklat.