30 Orang Dinyatakan Lulus Dalam Penutupan Pelatihan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana Angkatan I

Semarang – (07/06/2022) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah telah sukses menyelenggarakan pelatihan teknis jitupasna, tujuan dibukanya pelatihan ini ialah meningkatkan pemahaman, pengetahuan, ketrampilan dan perilaku positif ASN dalam pengkajian kebutuhan pasca bencana. Pelatihan Jitupasna telah dilaksanakan selama 14 hari kerja pada tanggal 17 Mei 2022 s/d 07 Juni 2022 dengan metode e-learning dan diikuti oleh 30 Peserta ASN dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam acara penutupan kali ini yang dilaksanakan secara virtual dihadiri langsung oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Drs. Mohamad Arief Irwanto M.Si dan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Sumarhendro S.Sos serta tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Sumarhendro S.Sos kepada Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa dari total realisasi 30 orang peserta, dinyatakan LULUS semua dan sesegera mungkin akan memberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) kepada semua peserta.

Dalam Sambutannya, Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Drs. Mohamad Arief Irwanto M.Si menyampaikan bahwa “Pedoman Pengkajian Kebutuhan Pascabencana ini adalah gabungan kajian dari metode yang selama ini dikenal sebagai Damage and Loss Assesment (DaLA) dengan metode Human Recovery Need Assesment (HRNA).  Isi pedoman mencakup latar belakang, tujuan, landasan hukum, pengertian, konsep dasar, ruang lingkup dan kebijakan serta langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) dan atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB) serta pemangku kepentingan penyelenggaraan penanggulangan bencana untuk melakukan rangkaian kegiatan atau aktivitas dari proses penilaian kerusakan dan kerugian sampai dengan penyusuan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana melalui pendekatan partisipatif yang secara metodologis dapat dipertanggungjawabkan”. Di akhir sambutannya beliau berharap kepada para Alumni agar nantinya dapat memperhatikan dan menerapkan materi pembelajaran yang sudah diperoleh selama pelatihan ini, dan setelah mengikuti Pelatihan ini diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsi secara lebih profesional ditempat/instansi masing-masing.

Skip to content