Membangkitkan UMKM, BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Mengadakan Seminar Daring “UKM Bangkit di Masa Pandemi dengan Digital”

Semarang (28/09/21) – Pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak pada segala sektor, salah satunya yaitu sektor ekonomi yang berdampak sangat signifikan bagi para UKM (Usaha Kecil Menengah). Saat ini, UKM sedang mengalami berbagai masalah seperti penurunan penjualan, kekurangan modal, kesulitan bahan baku, terhambatnya distribusi, dll. Maka dari itu, BPSDMD Provinsi Jawa Tengah bidang Sertifikasi Kompetensi dan Penjaminan Mutu menyelenggarakan Seminar dengan tema “UKM Bangkit di Masa Pandemi Dengan Digital”. Acara seminar ini dilakukan pada Hari Selasa, 28 September 2021 pukul 09.00 – 13.00 WIB secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting dan YouTube. Seminar ini dihadiri oleh ± 1000 peserta dari pelaku UKM, OPD, guru dan siswa SMA/SMK, perguruan tinggi, perbankan, serta BUMD se Jawa Tengah.

Acara pertama merupakan pembukaan, lalu mendengarkan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pengantar seminar sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah yaitu Bapak Drs. Mohamad Arief Irwanto, M.Si. Kemudian dilanjutkan pembukaan materi seminar yang diawali oleh moderator. Keynote speaker pada acara seminar ini adalah Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Bapak H. Taj Yasin Maimoen. Sedangkan narasumber lainnya adalah Berry Fauzi (Kepala Bidang Kemudahan Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI), Khaleed Hadi Pranowo (Direktur Hetero Inkubasi Jateng, Chief Financial Officer Impala Network), Nitya Wulandari (Vice President Public Policy Government Relations Gojek), dan Roy Wibisono Anang Prabowo (CEO Naruna Ceramic).

Selanjutnya, untuk moderator seminar ini adalah Dr. Dra Martuti, MM yang merupakan widyaiswara BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Setelah penyampaian materi seminar selesai juga terdapat sesi tanya jawab dari peserta seminar untuk para narasumber. Para peserta sangat antusias dalam menyimak pemaparan materi dan mengajukan pertanyaan.
Kesimpulan acara seminar daring “UKM Bangkit di Masa Pandemi Dengan Digital” adalah bahwa UKM merupakan salah satu pilar pengaman perekonomian di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Tengah. Pandemi Covid-19 menyebabkan UKM mengalami penurunan baik dari segi produksi maupun penjualan. Kendala yang paling berat untuk diatasi adalah kekurangan modal usaha. Salah satu strategi untuk membangkitkan UKM yaitu melalui digitalisasi. Kolaborasi antara pelaku usaha yang sudah menggunakan digitalisasi dengan pelaku usaha yang masih menggunakan konvensional sangat diperlukan. Selain itu, Pemerintah Daerah juga memiliki peran yang signifikan dalam mendampingi UKM. Misalnya Provinsi Jawa Tengah yang telah memfasilitasi para pelaku UKM melalui dinas-dinas terkait seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, dll.
Dari hasil survei kepuasan, 58,5% ASN menilai bahwa materi seminar sangat sesuai dengan kebutuhan. Setelah acara seminar dilakukan, 56,1% ASN bisa menyampaikan Kembali materi yang sudah diberikan oleh narasumber kepada pelaku UKM terdekatnya. Lalu 61% ASN bisa memberikan pemahaman tentang tahapan-tahapan berwirausaha kepada pelaku UKM terdekatnya. Dan dengan adanya acara seminar ini, 53,7% ASN mudah mendapatkan informasi terkait berwirausaha. Diakhir acara, terdapat pengundian giveaway berupa voucher Gojek dan cangkir dari Naruna Ceramic untuk masing-masing 3 pemenang. Diharapakan, seminar daring kali ini mampu memberikan motivasi kepada para pihak dan pelaku UKM agar dapat bertahan dan tetap menjalankan usaha secara efektif serta membuka wawasan para pelaku UKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam segala proses pemasarannya, khususnya di masa pandemi Covid-19 ini.