Informasi Serta Merta

Bencana Angin Puting Beliung

ANGIN PUTING BELIUNG

Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Ada beberapa sebutan untuk puting beliung. 

Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pacaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar.

Angin puting beliung yang bergerak dari lautan dapat mengaduk air laut dibawahnya dan pusat menyebabkan gelombang besar (badai). Dipusat badai mata angin yang bertekanan rendah akan membentuk kubah air yang tinggi. Kubah air ini akan menjadi banjir bila angin badai menghantam daratan.

Tanda-Tanda Terjadinya Angin Puting Beliung Adalah

Terlihat gumpalan awan yang gelap, besar, dan tinggi: terlihat beberapa kali samberan petir; serta terdengar suara gemuruh dari kejahuan.

Sebagai Langkah Persiapan, Yang Harus Anda Lakukan Adalah:

  1. Membuat struktur rumah atau bangunan yang memenuhi syarat teknis untuk mampu bertahan terhadap gaya angin.
  2. Memperkuat bagian-bagian rumah yg mudah diterbangkan angin seperti atap rumah.
  3. Untuk para nelayan, supaya menambatkan atau mengikat kuat kapal-kapalnya.
  4. Membuat rencana komunikasi darurat dan rencana penyelamatan diri apabila angin puting beliung terjadi.
  5. Memperhatikan berita mengenai perubahan cuaca dan kemungkinan pergerakan angin puting beliung.

Apabila Angin Puting Beliung Menerjang, Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Adalah :

Bila sedang di dalam ruangan (Rumah, Sekolah, Perkantoran,dl|) :

  1. Tutup dan kunci pintu serta jendela.
  2. Matikan semua aliran listrik dan peralatan elektronik.
  3. Berlindunglah di ruang bawah tanah, atau di tengah ruangan.
  4. JANGAN MENDEKAT PINTU ATAU JENDELA!

Bila sedang dalam kendaraan (kendaraan pribadi,bus,kereta,dll):

• Segera hentikan kendaraan dan keluar dari kendaraan untuk berlindung ke dalam ruangan terdekat.

Bila sedang di luar ruangan dan tidak ada tempat berlindung:

  1. Duduk berlutut dan lindungi kepala dengan tangan.
  2. JANGAN TIARAP DI ATAS TANAH
  3. Hindari bangunan, tiang listrik, papan reklame untuk menghindari diri dari reruntuhan benda.
  4. JANGAN BERLINDUNG DI BAWAH JEMBATAN. Lebih baik mencari dataran rendah yang luas dan datar.